Selain itu, warga juga menyampaikan usulan pelebaran jalan di depan SMA Mari Ayu yang dinilai penting untuk mendukung kelancaran lalu lintas. Namun Johan menjelaskan bahwa usulan tersebut masih terbentur keterbatasan anggaran sehingga belum dapat diprioritaskan.
Aspirasi lain yang turut mencuat adalah pembangunan jalan lingkar Hutan Larang Kelapa serta kelanjutan program percetakan sawah tahap pertama yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani.
Tak ketinggalan, para pelaku UMKM juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat menghadirkan lebih banyak program bantuan dan pemberdayaan usaha untuk memperkuat ekonomi masyarakat.
Johan menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan, termasuk usulan yang berada di luar ruang lingkup mitra kerjanya di DPRD.
“Seluruh aspirasi masyarakat akan terus kami kawal. Apa yang menjadi kebutuhan warga harus diperjuangkan karena itu bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” katanya.
Melalui forum reses tersebut, masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga menitipkan harapan akan masa depan Bangka Barat yang lebih maju. Kini, berbagai suara yang lahir dari ruang dialog itu menjadi catatan penting untuk diperjuangkan dalam kebijakan dan pembangunan daerah.












