Salah satu persoalan yang mencuat adalah fluktuasi harga bahan pangan, khususnya cabai. Dinamika pasar ini dinilai berpotensi memengaruhi keberlanjutan program jika tidak segera diantisipasi.
“Keluhan terkait harga cabai menjadi perhatian kami. Pemerintah harus hadir untuk menjaga stabilitas harga, agar program ini tetap berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Lebih jauh, Mie Go menekankan bahwa MBG bukan sekadar program sosial, tetapi juga peluang ekonomi. Pelibatan UMKM lokal menjadi strategi untuk memastikan manfaat program dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kami ingin UMKM ikut tumbuh bersama program ini. Dinas-dinas terkait juga kami dorong untuk aktif melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tak hanya menjadi solusi pemenuhan gizi, tetapi juga fondasi bagi ketahanan ekonomi lokal yang lebih kokoh.












