Jefrizal menyebutkan, kondisi mangrove yang ada di kawasan Pantai Kobel ini cukup rusak, sehingga dengan ditanam kembali diharapkan bisa memperbaiki ekosistem pesisirnya.
“Sebelum mangrove di pesisir pantai Kobel Laut ini cukup rusak, dengan adanya penanaman dia akan menambah lagi mangrove dan nantinya mangrove ini akan berperan sebagai penahan abrasi di pantai pesisir,” katanya.
Ia menambahkan, penanaman mangrove yang dilakukan PT TIMAH Tbk tidak hanya memperbaiki ekosistem pesisir, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan.
“Apa yang kita tanam ini jika dijaga terus akan memberikan dampak buruk terhadap perekonomian, dimana nantinya ini menjadi habitat ikan, udang dan anntinya akan meningkatkan hasil tangkapan nelayan,” ujarnya.
Kedepan, Ia berharap PT TIMAH Tbk dapat terus berkolaborasi dengan mereka untuk melaksanakan program pelestarian lingkungan.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut, kami bersama masyarakat juga akan menjaga mangrove di kawasan ini sehingga ekosistem di sekitar pantai Kobel ini bisa tumbuh dengan baik,” tutupnya












