“Program Berani ini adalah pintu masuk Gebrakan Si Emak. Kami ingin budaya hidup sehat dimulai dari kader PKK dan Posyandu sebagai motor penggerak di masyarakat,” ungkap Noni.
Ia menambahkan, peran kader sangat menentukan keberhasilan program karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Jika kader sudah terbiasa hidup sehat, pesan itu akan lebih mudah diterima dan ditiru oleh masyarakat,” jelasnya.
Noni pun berharap, implementasi program ini dapat diteruskan hingga ke tingkat kabupaten dan kota, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Dengan langkah kecil namun konsisten, kami yakin masyarakat Bangka Belitung bisa membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan,” pungkasnya.












