Primus optimistis, geliat industri ini akan semakin terasa seiring pulih dan meningkatnya pasar properti, terutama rumah tinggal. Tren tersebut diyakini akan mendorong permintaan terhadap jasa desain interior dan produk-produk pendukungnya.
Sebagai pelaku usaha yang juga Owner Warkop Jo-Ni, ia melihat generasi muda sebagai segmen pasar potensial. Banyak pasangan muda maupun kaum milenial yang ingin menghadirkan konsep hunian menarik meski dengan anggaran terbatas.
“Selama ini, banyak anak muda atau orang yang baru menikah dan akan mulai mengisi rumahnya dengan perabotan. Inginnya, dengan budget terbatas, mereka bisa punya rumah yang keren,” katanya.
Dengan potensi tersebut, sinergi antara perusahaan desain, entrepreneur muda, dan UMKM lokal diharapkan mampu memperkuat ekonomi kreatif Bangka Belitung sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.












