OPINI

KETIKA RASIONALITAS BERTEMU KEMANUSIAAN: GAMBARAN ATAS PROGRAM GERAKAN AYAH TELADAN INDONESIA (GATI)

×

KETIKA RASIONALITAS BERTEMU KEMANUSIAAN: GAMBARAN ATAS PROGRAM GERAKAN AYAH TELADAN INDONESIA (GATI)

Sebarkan artikel ini

Namun, tentu tantangan tetap ada. Agar GATI tidak berhenti pada acara seremonial atau jargon moral semata, ia membutuhkan komitmen birokrasi yang reflektif, yang mampu menyeimbangkan antara rasionalitas teknis dan nilai kemanusiaan. Di sinilah pentingnya kesadaran filosofis dalam administrasi publik: memahami bahwa setiap kebijakan adalah cerminan dari cara kita memandang manusia itu sendiri.

Ketika rasionalitas bertemu kemanusiaan, kebijakan tidak lagi sekadar instrumen kekuasaan, melainkan jembatan antara logika dan nurani. GATI menjadi pengingat bahwa birokrasi tidak harus kaku dan jauh dari rakyat. Ia bisa hangat, relevan, dan menyentuh kehidupan sehari-hari. Dan mungkin, di situlah letak makna terdalam dari filsafat administrasi publik—membangun rasionalitas yang berpihak pada manusia, bukan hanya pada sistem.

Ari Wahyu Nugraha – Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Administrasi Publik – Institut Pahlawan 12 Bangka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *