Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPemerintahan

Ketika Kekuasaan Disentuh Nilai Agama, Wali Kota Pangkalpinang Bangun Tradisi Pengajian untuk ASN

×

Ketika Kekuasaan Disentuh Nilai Agama, Wali Kota Pangkalpinang Bangun Tradisi Pengajian untuk ASN

Sebarkan artikel ini

Karena itu, kajian keislaman diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat bagi ASN agar nilai-nilai agama tidak berhenti di tempat ibadah, tetapi ikut hadir dalam setiap keputusan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pengajian juga menjadi ruang memperkuat akidah sekaligus mempererat silaturahmi di antara aparatur dan masyarakat. Dari pertemuan sederhana itu, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa membangun daerah bukan hanya pekerjaan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

“Melalui kajian Islam ini, kita menguatkan akidah dalam menjalankan syariat Islam. Harapannya, ke depan Kota Pangkalpinang senantiasa mendapatkan ridho dari Allah SWT,” katanya.

Sebab, ketika birokrasi kehilangan nilai, pelayanan bisa berubah menjadi sekadar rutinitas. Tetapi ketika iman, amanah, dan tanggung jawab berjalan beriringan, kekuasaan dapat kembali pada hakikatnya: melayani, bukan dilayani.

Dari Pangkalpinang, sebuah pesan sedang dibangun—bahwa kemajuan kota tidak hanya membutuhkan gedung dan infrastruktur, tetapi juga manusia-manusia yang memiliki akidah, integritas, dan kesadaran bahwa setiap amanah kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *