Aksi sederhana namun bermakna ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kebijakan dan program, tetapi juga tentang ketulusan hati untuk berbagi.
Pengurus Masjid Ar Rahman menyambut penuh haru bantuan tersebut. “Kami tidak menyangka bantuan ini berasal dari pribadi Pak Wali. Ini anugerah besar bagi kami, karena selama ini masjid belum memiliki ambulans,” ungkap salah satu pengurus masjid dengan mata berkaca-kaca.
Di tengah kesederhanaannya, Wali Kota Saparudin kembali menunjukkan bahwa pengabdian sejati adalah ketika seorang pemimpin mampu menyentuh hati rakyatnya dengan ketulusan dan kepedulian.
Masjid pun sore itu terasa lebih sejuk—bukan hanya karena semilir angin, tapi karena hadirnya kasih yang tulus dari seorang pemimpin untuk umatnya.












