Sejauh ini, distribusi BBM dan LPG di wilayah Sumbagsel dilaporkan berjalan normal.
Untuk menghadapi masa puncak konsumsi energi, Pertamina telah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari penebalan stok BBM dan LPG, monitoring rutin di seluruh SPBU dan pangkalan resmi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna memastikan distribusi berjalan lancar.
Selain itu, penyaluran energi dilakukan secara terukur berdasarkan kebutuhan di setiap wilayah kabupaten dan kota.
Dengan kondisi stok yang aman, Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Ketersediaan BBM dan LPG terjamin dan distribusinya dilakukan secara terukur sesuai kebutuhan,” jelas Rusminto.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan Pertamina atau ingin melaporkan kendala distribusi energi, dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.












