“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H,” katanya.
Lebih jauh, ia menyampaikan doa dan harapan untuk masa depan Pangkalpinang.
“Kita semua berharap kota ini menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur—kota yang baik, penuh keberkahan, dan diridai Allah SWT,” tuturnya.
Usai salat, suasana berubah hangat. Jamaah saling bersalaman, berpelukan, dan berbagi kebahagiaan. Tawa kecil dan ucapan maaf mengalir di antara mereka, menciptakan suasana yang penuh kedamaian.
Pagi itu, Taman Merdeka bukan sekadar ruang terbuka. Ia menjadi simbol persatuan—tempat di mana perbedaan melebur, dan harapan baru tumbuh untuk Pangkalpinang yang lebih baik.












