Dari kejadian ini, dikutip dari media Bangka Pos, warga kerap diliputi rasa waswas setiap kali hujan turun. Sebut saja Apet (70), warga yang tinggal di pinggir sungai Culong, mengatakan banjir kali ini tergolong paling parah dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, karena talud di ujung sungai banyak ketutup timbunan pasir, akibatnya banjir makin menjadi
“Kami selalu langganan banjir di sini, namun hari ini makin parah banjirnya,” kata Apet, Jumat (9/1/2026)
Ia menambahkan sejak subuh, hujan mengguyur Mentok, Bangka Barat dengan ketinggian air mencapai lutut kaki orang dewasa.
“Sejak pagi pukul empat telah hujan. Air tinggi sampai lutut,” kata Apet sambil menunjukkan kakinya.












