“Sinergi dan kebersamaan adalah kunci. Jika provinsi dan kota berjalan seiring, maka kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat terwujud,” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah agama yang memberikan pesan mendalam tentang pentingnya berbagi dan menjaga ukhuwah Islamiyah.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menilai kegiatan tersebut sebagai ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antarlembaga dan masyarakat.
“Ini bukan hanya buka puasa bersama, tetapi momentum mempererat hubungan dan berdiskusi ringan mengenai langkah-langkah pembangunan ke depan,” katanya.
Ia juga menerangkan bahwa santunan yang diberikan menyasar tiga keluarga yang tengah menghadapi musibah, melalui klaim BPJS Ketenagakerjaan yang iurannya ditanggung oleh pemerintah kota.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan untuk meneguhkan komitmen pelayanan publik yang lebih responsif dan penuh empati, demi Bangka Belitung yang harmonis dan berkemajuan.












