Ketua DPD PDIP Babel Didit Srigusjaya menegaskan bahwa kader PDIP harus menjadi pelayan rakyat yang bekerja berdasarkan nilai-nilai Marhaenisme.
“Jangan pernah meninggalkan rakyat. Perjuangan politik hanya akan bermakna apabila manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Sekretaris DPD PDIP Babel Imam Wahyudi menambahkan bahwa kekuatan organisasi harus dibangun melalui kaderisasi yang tertata dan berbasis data.
“Seluruh pengurus harus memastikan basis kader semakin kuat melalui KTA. Dari struktur yang solid itulah kemenangan akan lahir,” jelas Imam.
Sementara itu, anggota DPR RI Rudianto Tjen mengaku optimistis melihat semangat yang ditunjukkan kader PDIP Bangka Tengah.
“Saya bangga melihat organisasi ini semakin rapi dan solid. Pertahankan kebersamaan, jangan pernah berpecah belah. Di PDIP kita diajarkan bergerak dalam satu komando dan selalu berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Pekikan “Merdeka!” berkali-kali menggema, menutup rangkaian pelantikan yang berlangsung penuh semangat. Suara para kader menjadi simbol kesiapan PDIP Bangka Tengah menghadapi tantangan politik ke depan.
“Target kami jelas, membesarkan PDIP di Bangka Tengah dan memenangkan Pemilu maupun Pilkada mendatang. Kami siap berjuang bersama rakyat,” ujar salah seorang kader disambut tepuk tangan seluruh peserta.













