Di hadapan jajaran Pemprov, Aliyah menyampaikan rasa bangga sekaligus harapannya kepada masyarakat Babel.
“Saya Aliyah Khansa, 23 tahun, dipercaya mewakili Bangka Belitung tahun ini. Pra karantina dimulai 10 April dan malam final pada 24 April. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Babel,” tuturnya.
Kompetisi ini akan mempertemukan Aliyah dengan 22 finalis dari seluruh Indonesia. Bagi Pemprov Babel, ajang tersebut menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, serta wajah positif daerah ke panggung nasional.
Fery juga menekankan bahwa peran Aliyah bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai duta yang mampu menyampaikan narasi kemajuan dan kekayaan Bangka Belitung.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda, keikutsertaan Aliyah Khansa di Puteri Indonesia 2026 diharapkan menjadi energi baru bagi pemuda-pemudi Babel untuk terus berkarya, berprestasi, dan percaya diri menembus batas nasional.












