Di Tengah Kerasnya Jakarta, 107 Warga Menemukan Arti “Timah untuk Rakyat” (E: Yosua.Asw)
JAKARTA, LIPUTANSATU .COM, — Jakarta tidak pernah benar-benar berhenti. Jalanan terus bergerak, pengemudi mengejar waktu, pekerja mengejar penghasilan, sementara urusan kesehatan sering kali harus menunggu.
Di tengah ritme kehidupan yang serba cepat itu, sebuah layanan sederhana justru menjadi begitu berarti: pemeriksaan kesehatan gratis.
Sebanyak 107 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar PT TIMAH (Persero) Tbk di Kantor Perwakilan PT TIMAH Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH dengan tema “Timah untuk Rakyat”. Selain pemeriksaan kesehatan, perusahaan juga menghadirkan donor darah dan khitanan massal sebagai bagian dari rangkaian peringatan setengah abad perjalanan PT TIMAH.
Di balik angka 107 peserta, ada cerita tentang warga yang selama ini menunda memeriksakan kesehatan karena kesibukan, biaya, maupun tuntutan pekerjaan.
Salah satunya adalah Jimin Abdul Azis (49), pengemudi ojek online asal Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Jimin datang bukan karena sudah merencanakan pemeriksaan. Ia justru menemukan layanan tersebut secara kebetulan ketika sedang mengantar penumpang di kawasan Graha Pertamina.
Informasi mengenai pemeriksaan kesehatan gratis membuatnya berhenti sejenak dari rutinitas. Kesempatan itu kemudian ia gunakan untuk memeriksa kondisi tubuh yang selama ini jarang diperhatikan.
Jimin mengaku rutin mengonsumsi obat untuk mengontrol gula darah, namun sudah lama tidak melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
“Saya memang biasa minum obat gula darah, tapi sudah lama tidak periksa. Tadi ditawari untuk cek kesehatan, alhamdulillah sekalian saya periksa, terutama gula darah,” ujarnya.
Bagi seorang pengemudi ojek online, waktu adalah penghasilan. Berhenti bekerja berarti berkurang pula pemasukan. Karena itu, layanan kesehatan yang datang tanpa membebani biaya menjadi kesempatan yang tidak mudah ia dapatkan.
“Pelayanannya baik sekali, ramah. Sangat membantu, terutama untuk kami yang bekerja di jalan seperti sopir dan pengemudi ojek online,” katanya.
Jimin berharap kepedulian tersebut tidak berhenti pada momentum ulang tahun perusahaan.
“Selamat ulang tahun ke-50 untuk PT TIMAH. Semoga ke depannya terus maju, semakin jaya, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.













