Menurut Didit, kepanikan justru bisa memperburuk keadaan. Pembelian berlebihan berpotensi menciptakan kelangkaan semu—situasi yang sebenarnya tidak terjadi, tetapi terasa nyata akibat perilaku pasar yang tidak terkendali.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap rasional dan tidak terpancing isu yang belum tentu benar. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang ingin menimbun BBM demi keuntungan pribadi.
Koordinasi antara PT Pertamina (Persero) dan aparat kepolisian pun dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas di lapangan.
Di tengah ketidakpastian global, pesan Didit sederhana namun tegas: tetap tenang, jangan panik. Karena ketika informasi yang benar dijadikan pegangan, maka kekhawatiran bisa ditekan, dan kehidupan tetap berjalan sebagaimana mestinya.












