“Kepedulian sosial harus menjadi napas kita bersama. Santunan untuk anak yatim dan jaminan kematian BPJS adalah wujud nyata bahwa negara hadir,” tegasnya.
Gubernur Hidayat Arsani turut mengingatkan pentingnya menjaga harmoni.
“Mari kita saling menghargai dan memperbanyak amal kebaikan di bulan yang penuh rahmat ini,” pesannya.
Tausiyah yang disampaikan Muhammad Kurnia memperdalam makna acara, dengan penegasan bahwa setiap amal baik di bulan Ramadan bernilai ibadah dan diganjar pahala berlipat.
Kehadiran Forkopimda, jajaran perangkat daerah, dan instansi vertikal semakin menguatkan bahwa kebersamaan di bulan suci ini bukan hanya simbolik, melainkan tekad bersama membangun daerah dengan harmoni dan kepedulian.












