Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai fokus strategis nasional yang perlu dijalankan secara serius di daerah, mulai dari ketahanan pangan hingga reformasi birokrasi digital.
“Kita dituntut tidak hanya menjalankan program, tetapi memastikan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan layanan dasar, serta pengurangan ketimpangan menjadi tantangan yang harus dijawab secara konkret.
Dalam konteks itu, kualitas aparatur menjadi kunci. Riza menekankan pentingnya SDM yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
“Kita butuh birokrasi yang tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu berinovasi,” katanya.
Menutup amanatnya, Riza mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum ini sebagai titik penguatan komitmen.
“Otonomi daerah harus memberi manfaat nyata. Bukan hanya bagi pemerintah, tetapi bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.












