Bangka SelatanBeritaPolitik

Dari Toboali, PDIP Bangkitkan Mesin Partai: Rudianto Tjen Serukan Kader Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

×

Dari Toboali, PDIP Bangkitkan Mesin Partai: Rudianto Tjen Serukan Kader Tak Pernah Tinggalkan Rakyat

Sebarkan artikel ini

“Marhaen adalah simbol rakyat kecil yang bekerja keras. Karena itu jangan pernah meninggalkan rakyat. Itulah jati diri PDI Perjuangan,” katanya.

Sorak dan tepuk tangan bergemuruh ketika Rudianto Tjen naik ke podium. Dalam pidatonya, ia menyampaikan apresiasi atas kekompakan kader serta kehadiran para pimpinan partai dan kepala daerah dari keluarga besar PDI Perjuangan.

Ia menegaskan bahwa kader yang dipercaya memimpin pemerintahan memiliki tanggung jawab besar untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kalau rakyat mengalami kesulitan, jangan dibiarkan. Laporkan, koordinasikan, lalu cari solusi. Partai ini hadir untuk menghadirkan kedamaian dan membantu masyarakat,” tegasnya.

Rudianto menambahkan, semangat gotong royong tidak boleh berhenti sebagai slogan. Program operasi katarak gratis, beasiswa pendidikan, hingga pelayanan kesehatan melalui BPJS menjadi contoh nyata bagaimana partai harus terus berpihak kepada rakyat.

Di akhir kegiatan, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Babel, Imam Wahyudi, menegaskan bahwa Musran bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah strategis memperkuat mesin partai hingga tingkat paling bawah.

“Ranting adalah kekuatan utama PDI Perjuangan. Jika ranting solid, partai akan semakin kuat. Dengan semangat kebersamaan, kita optimistis menyongsong kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029. Merdeka!” tutup Imam Wahyudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *