Sementara itu, Program Desa Binaan terus diperkuat untuk menciptakan desa yang mandiri dan produktif. Masyarakat didorong untuk mengelola potensi lokalnya sendiri, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kesadaran lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan. Penanaman mangrove, Gerakan Seribu Pohon untuk Negeri, pembangunan fish shelter, atraktor cumi, hingga coral garden dilakukan sebagai upaya menjaga harmoni antara manusia dan alam.
Di sisi sosial, PT TIMAH turut merawat nilai-nilai budaya serta memberikan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Sementara di bidang kesehatan, Program Kemunting terus digencarkan untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Program PPM dirancang secara terintegrasi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan serta berbasis pada kebutuhan dan potensi lokal masyarakat,” ungkap Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT TIMAH.
Melalui langkah-langkah ini, PT TIMAH tidak hanya menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi juga merajut masa depan. Sebuah upaya untuk memastikan bahwa setiap jejak industri yang ditinggalkan, bertransformasi menjadi jejak kesejahteraan bagi masyarakat.












