“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Harry Budi Sidharta.
Lebih jauh, amanat tersebut menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian dunia. Nilai kemanusiaan, persatuan, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila diyakini mampu menjadi inspirasi dalam membangun hubungan yang harmonis di tingkat global.
Kepala BPIP juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak menjadikan Pancasila sebatas simbol atau slogan, melainkan nilai yang hadir dalam perilaku sehari-hari.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya.
Semangat itulah yang terus dihidupi PT TIMAH dalam menjalankan peran sebagai perusahaan nasional yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memperkuat karakter kebangsaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, PT TIMAH kembali menegaskan bahwa persatuan, integritas, dan gotong royong merupakan energi utama untuk menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan bermartabat.












