“Kita harus mengubah kebiasaan. Jangan menunggu sakit baru mencari pengobatan. Pencegahan dan deteksi dini jauh lebih penting untuk menjaga kualitas hidup,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat peran 121 Posyandu yang tersebar di berbagai wilayah. Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi, pendampingan ibu hamil, serta pencegahan stunting.
Seminar yang digelar Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang bersama RSUD Depati Hamzah dan didukung Rumah Sakit AMC Jakarta tersebut juga menjadi momentum memperkuat layanan kesehatan. Salah satunya melalui penandatanganan kerja sama antara RSUD Depati Hamzah dan Rumah Sakit AMC Jakarta untuk memperluas akses layanan rujukan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr. Hisar M. Manalu, mengatakan bahwa tema “Perempuan Berdaya, Generasi Berkualitas” dipilih sebagai pengingat bahwa perempuan memegang peran sentral dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ia berharap seluruh peserta seminar mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan masing-masing.
“Peserta yang hadir berasal dari ibu rumah tangga, kader kesehatan, mahasiswa hingga remaja. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diteruskan kepada masyarakat sehingga kesadaran menjaga kesehatan reproduksi semakin luas dan merata,” ujarnya.
Melalui seminar ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang ingin menanamkan satu pesan penting: ketika perempuan sehat, keluarga akan kuat. Dan ketika keluarga kuat, masa depan daerah serta bangsa akan semakin berkualitas.












