BeritaPangkalpinangPertambangan

Dari Pendidikan hingga Pesisir: Cara PT TIMAH Membangun Masa Depan Melalui Pemberdayaan Masyarakat

×

Dari Pendidikan hingga Pesisir: Cara PT TIMAH Membangun Masa Depan Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Dari Pendidikan hingga Pesisir: Cara PT TIMAH Membangun Masa Depan Melalui Pemberdayaan Masyarakat (E: Yosua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya tentang angka pertumbuhan ekonomi, tetapi tentang bagaimana masyarakat mampu tumbuh, berkembang, dan merasakan manfaat secara langsung. Prinsip inilah yang menjadi landasan PT TIMAH (Persero) Tbk dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat, PT TIMAH terus memperkuat berbagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan dampak berkelanjutan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Melalui pendekatan yang kolaboratif, perusahaan menggandeng pemerintah daerah, komunitas lokal, kelompok masyarakat, hingga lembaga terkait untuk menghadirkan program yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, berbagai inisiatif strategis telah dijalankan. Salah satunya Program Pemuda Pemudi Berkarya (PEPAYA) di Desa Rias yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas melalui pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomi.

Keberhasilan program ini semakin diperkuat dengan pembangunan galeri pemasaran yang memungkinkan hasil karya para pemuda mendapatkan akses pasar yang lebih luas.

Di Kabupaten Belitung, PT TIMAH juga mendorong penguatan sektor pertanian melalui program budidaya jagung di Desa Badau. Program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani melalui pola kemitraan dan pendampingan berkelanjutan.

Sementara di Pulau Kundur, perusahaan menjalankan Program BERLIAN yang berfokus pada peningkatan ketahanan masyarakat pesisir menghadapi perubahan iklim. Program ini mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan pendidikan dalam satu gerakan pemberdayaan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Mulai dari budidaya ikan kakap putih, pembibitan mangrove, hidroponik, penguatan UMKM, sekolah sadar iklim hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi bagian dari program tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *