“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Jadikan pekerjaan kita sebagai amal yang memberi manfaat bagi banyak orang,” pesannya.
Komisaris Utama PT TIMAH, Agus Rohman, mengajak seluruh insan perusahaan menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat integritas.
“Puasa melatih kita untuk disiplin, sabar, dan menjaga integritas. Amanah yang diberikan negara kepada perusahaan ini harus kita jaga dengan bekerja secara benar dan menjauhi hal-hal yang dilarang,” katanya.
Ia juga memperkenalkan filosofi “5B” sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, yaitu Bersyukur, Berdoa, Belajar, Bekerja, dan Berbagi.
“Ketika kita sudah bekerja dan memperoleh penghasilan, jangan lupa untuk berbagi kepada sesama. Di situlah letak keberkahan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Produksi dan Komersial PT TIMAH, Ilhamsyah Mahendra, menegaskan bahwa rasa syukur harus tercermin dalam cara seseorang memandang kehidupan.
“Bersyukur bukan hanya soal penghasilan. Kita juga harus bersyukur atas kesehatan, lingkungan kerja yang baik, dan kesempatan untuk terus berkarya,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja karyawan PT TIMAH pada dua bulan pertama tahun 2026 yang dinilai berjalan sesuai target perusahaan.
“Terima kasih atas dedikasi seluruh karyawan. Awal tahun ini menunjukkan hasil yang baik. InsyaAllah dengan doa dan kerja keras bersama, kita bisa menjaga capaian ini hingga akhir tahun. Semoga 2026 menjadi tahun terbaik bagi kita semua,” pungkasnya.












