Ia pun mengapresiasi konsistensi PT TIMAH menggelar kegiatan donor darah yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dusun VII Desa Belo Laut, Marzeni (46), mengatakan donor darah merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang sederhana, tetapi memiliki manfaat luar biasa.
“Setetes darah bisa menjadi penyelamat nyawa. Saya mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang terus menghadirkan kegiatan seperti ini,” katanya.
Marzeni mengaku rutin mendonorkan darah dua hingga tiga kali dalam setahun. Bahkan, ketika ada warga yang membutuhkan donor secara langsung di rumah sakit, dirinya juga siap membantu.
Ketua PMI Kabupaten Bangka Barat, dr. Yovita Sari Metkono, menilai PT TIMAH merupakan salah satu mitra yang konsisten mendukung program kemanusiaan PMI.
Menurutnya, sepanjang tahun ini PT TIMAH telah dua kali berkolaborasi dengan PMI melalui kegiatan donor darah, termasuk saat peringatan Hari K3.
“Kebutuhan darah selalu ada setiap hari. Karena itu donor darah sukarela yang dilakukan secara rutin sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap semangat kemanusiaan yang ditunjukkan PT TIMAH mampu menginspirasi perusahaan, instansi, dan berbagai lembaga lainnya untuk ikut aktif menggelar donor darah secara berkala.
“Semoga kolaborasi PT TIMAH dan PMI terus berjalan sehingga semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena pada akhirnya, setiap tetes darah yang didonorkan adalah harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup,” tutupnya.












