Sementara itu, Jamilah, guru ngaji di TPA Masjid Darul Muttaqim, Bangka Barat, merasakan bahwa perhatian ini membawa makna lebih dari sekadar bantuan materi.
“Kegiatan ini sangat berkesan. Kami merasa dihargai dan diperhatikan. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai guru ngaji,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran PT TIMAH selama ini konsisten dirasakan masyarakat, baik melalui bantuan sembako maupun berbagai kegiatan sosial lainnya.
“Terima kasih kepada PT TIMAH, semoga terus hadir dan berbagi dengan masyarakat,” katanya.
Lebih dari sekadar program rutin, Safari Ramadan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial PT TIMAH selama bulan suci, termasuk santunan anak yatim dan berbagai aksi kepedulian lainnya.
Di tengah hiruk pikuk dunia, langkah kecil yang tulus seperti ini menjadi pengingat bahwa kebaikan selalu menemukan jalannya—mengalir dari masjid, menyapa hati umat, dan menumbuhkan harapan.












