“Momentum Ramadan ini adalah waktu yang tepat bagi kami untuk bersilaturahmi secara langsung dengan masyarakat Kota Pangkalpinang,” katanya.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan analogi menarik tentang makna Ramadan dalam kehidupan manusia.
“Ramadan itu seperti kita me-restart komputer. Hard disk dibersihkan, memorinya dibersihkan. Setelah Ramadan, kita diharapkan kembali dengan energi baru dan semangat yang lebih kuat,” ungkapnya.
Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan menjaga tradisi ibadah berjamaah di masjid.
“Kita jaga kebersamaan melalui tarawih berjamaah. Dari masjid inilah hubungan sosial dan spiritual masyarakat dapat semakin kuat,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga menyerahkan santunan kepada kaum dhuafa serta bantuan satu unit alat pengeras suara untuk mendukung kegiatan ibadah di Masjid Az-Zumar.












