Ia menilai dukungan PT TIMAH memiliki arti penting bagi keberlangsungan kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM dan komunitas seni budaya tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan PT TIMAH. Bantuan ini sangat membantu kegiatan sehingga Kelapa Expo dapat terlaksana dengan baik. Harapan kami, event ini bisa terus berlanjut menjadi agenda tahunan,” katanya.
Sementara itu, di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan, pemberdayaan pemuda dilakukan melalui penguatan keterampilan dan pengembangan usaha kreatif bersama Komunitas Home Creative Pepaya.
PT TIMAH memberikan dukungan berkelanjutan kepada komunitas tersebut, termasuk bantuan pembangunan galeri dan workshop kreatif. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi tempat memamerkan dan menjual produk, sekaligus ruang untuk menerima tamu dan memperkenalkan hasil karya anggota komunitas.
Ketua Home Creative Pepaya, Iwan Sanjaya, mengatakan keberadaan galeri diharapkan dapat membantu memperluas pemasaran produk sekaligus mendukung perkembangan usaha komunitas.
Bagi anggota muda, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk belajar dan meningkatkan keterampilan. Dengan dukungan fasilitas dan pembinaan, kreativitas diharapkan tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga berkembang menjadi aktivitas produktif yang memiliki nilai ekonomi.
Gerakan kepemudaan dengan pendekatan berbeda terlihat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Di wilayah ini, PT TIMAH mendukung Lomba Mancing 2 Pantai Pongkar 2026 yang digelar Karang Taruna Pagar Alam, Desa Pongkar, Kecamatan Tebing.
Kegiatan tersebut diikuti 460 pemancing dari berbagai wilayah, termasuk Karimun, Kundur, Tanjung Batu, Penyalai, Batam, hingga Malaysia. Jumlah peserta yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan besarnya antusiasme terhadap kegiatan tersebut.
Ketua Pelaksana Lomba Mancing 2 Pantai Pongkar 2026, Deni, mengatakan lomba mancing tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan potensi laut dan wisata pesisir Desa Pongkar kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai daerah berpeluang memperkuat daya tarik wisata sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mempromosikan potensi lokal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang telah memberikan support dan dukungan untuk kegiatan kepemudaan. Tahun lalu juga dibantu dan kami berharap tahun depan bisa kembali mendapatkan dukungan,” katanya.
Rangkaian kegiatan di berbagai wilayah tersebut memperlihatkan bahwa pemberdayaan pemuda dapat dilakukan melalui banyak jalur. Olahraga menjadi sarana membangun kebersamaan, expo membuka peluang pemasaran produk, komunitas kreatif memperkuat keterampilan, sedangkan kegiatan wisata memperkenalkan potensi daerah.
Melalui dukungan terhadap inisiatif yang digerakkan komunitas, PT TIMAH mendorong agar energi generasi muda berkembang menjadi kekuatan produktif. Harapannya, pemuda semakin berdaya, UMKM semakin berkembang, budaya lokal tetap terjaga, dan potensi daerah semakin dikenal luas.













