Bangka BelitungBeritaPangkalpinangPertambangan

Dari Dapur ke Pasar: Ketika PT TIMAH Mengubah Ramadan Jadi Momentum UMKM Bangkit

×

Dari Dapur ke Pasar: Ketika PT TIMAH Mengubah Ramadan Jadi Momentum UMKM Bangkit

Sebarkan artikel ini

Dengan lima orang pekerja yang ia libatkan, dampak dari pesanan tersebut tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

Sementara itu, Rini Erzaliana juga merasakan hal yang sama. Usaha camilan yang ia kelola mendapat pesanan besar yang langsung mendongkrak omzet.

“Kami sampai menyiapkan ratusan paket. Ini sangat membantu, apalagi kondisi ekonomi sekarang tidak selalu stabil,” ujarnya.

Produk yang ia siapkan pun beragam—mulai dari rengginang, peyek, hingga keripik aneka rasa.

“Kalau tidak ada pesanan seperti ini, mungkin produksi tidak sebanyak ini,” katanya jujur.

Dalam percakapan santai, ia menambahkan,
“Yang kami butuhkan sebenarnya kesempatan. Ketika ada yang membuka jalan, kami pasti bisa berkembang.”

Bagi para pelaku UMKM, dukungan PT TIMAH tidak hanya terasa dalam bentuk pembelian. Keterlibatan dalam pameran dan promosi turut membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Dulu kami diajak ikut pameran. Itu sangat membantu memperkenalkan produk kami,” kata Rini.

Melalui Safari Ramadan, PT TIMAH menghadirkan makna berbagi yang lebih luas—tidak hanya memberi, tetapi memberdayakan.

Karena sejatinya, membantu UMKM bukan hanya soal transaksi. Ini tentang menyalakan semangat, menjaga keberlanjutan, dan memastikan bahwa usaha kecil tetap punya tempat untuk tumbuh di tengah arus zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *