“Program harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan sasaran pembangunan. Jangan sampai anggaran terserap, tetapi dampaknya tidak dirasakan masyarakat,” menjadi salah satu penekanan dalam pembahasan evaluasi tersebut.
Menanggapi berbagai masukan itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang menyatakan kesiapannya untuk melakukan penyesuaian dan penyempurnaan program.
Melalui Baperida, Pemkot menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang diberikan akan menjadi dasar dalam proses revisi dan penyusunan anggaran berikutnya.
“Kami memandang evaluasi ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki kualitas perencanaan. Semua catatan yang diberikan akan kami tindak lanjuti agar program yang disusun semakin efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar perwakilan Baperida.
Bagi Pemkot Pangkalpinang, evaluasi ini bukan sekadar proses administratif tahunan. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa setiap rupiah yang dialokasikan harus mampu menjawab persoalan warga dan menghadirkan manfaat yang nyata.
Sebab pada akhirnya, keberhasilan sebuah anggaran tidak hanya tercermin dalam laporan keuangan, tetapi dalam perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.












