AdvetorialBangka BaratBangka BelitungBeritaPertambangan

Dari Camilan Mentok untuk Ramadan: UMKM Lokal Tumbuh Bersama PT TIMAH

×

Dari Camilan Mentok untuk Ramadan: UMKM Lokal Tumbuh Bersama PT TIMAH

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, Ramadan memang selalu menjadi masa yang sibuk bagi pelaku usaha makanan. Namun, pesanan dari PT TIMAH membuat usahanya semakin bergairah.

“Kalau bulan Ramadan memang biasanya omzet meningkat dan produksi juga meningkat. Dengan adanya pesanan dari PT TIMAH ini makin menambah omzet dan kami sebagai UMKM jadi semakin semangat,” ujarnya.

Produk camilan Primadona dijual dengan harga yang ramah di kantong, mulai dari Rp1.000 hingga Rp15.000 per kemasan. Dalam kondisi normal, produksi mencapai sekitar 20–30 kilogram per hari, namun saat Ramadan bisa meningkat hingga 100 kilogram per hari.

Selain membantu meningkatkan penjualan, PT TIMAH juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya melalui berbagai kegiatan pameran dan bazar.

“Dulu kami juga pernah diajak ikut pameran saat peringatan Hari Ibu. Jadi PT TIMAH tidak hanya membantu penjualan, tapi juga membantu pemasaran produk kami,” ungkap Rini.

Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga produk lokal dari Mentok semakin dikenal di berbagai daerah.

“Harapannya kalau ada pameran atau bazar lagi kami bisa terus dilibatkan, supaya produk Primadona bisa dikenal lebih luas,” harapnya.

Selain produk Primadona, PT TIMAH juga melibatkan berbagai UMKM lainnya seperti Sirup Jeruk Kunci Mirando, Keripik Jagung Asri, dan Getas Afifah.

Melalui langkah ini, PT TIMAH berupaya menghadirkan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat keberadaan UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *