Bangka TengahBeritaPemerintahan

Cek Drainase Berok, Algafry Rahman Temukan Sedimentasi Parah dan Saluran Air Tertutup

×

Cek Drainase Berok, Algafry Rahman Temukan Sedimentasi Parah dan Saluran Air Tertutup

Sebarkan artikel ini

“Masyarakat bikin jembatan masuk ke rumah permanen sepanjang itu dan tidak pernah dibersihkan. Itu salah satu penyebabnya,” katanya.

Meski demikian, Algafry menilai persoalan banjir di Berok sebenarnya tidak rumit jika seluruh pihak memiliki kesadaran menjaga lingkungan.

“Enggak ada yang pelik. Tinggal kesadaran saja. Pertama, jangan buang sampah sembarangan. Kedua, kita mau bersama-sama membersihkan selokan itu. Udah, selesai urusannya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala DPUTRP Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama BPJN terus berupaya menjaga fungsi drainase melalui aksi pembersihan rutin dan edukasi kepada masyarakat.

Ia menyebut pembangunan plat duiker mandiri tanpa box control menjadi kendala serius karena membuat drainase tidak bisa dibersihkan dengan mudah.

Karena itu, pihak kecamatan dan kelurahan nantinya diminta aktif menyosialisasikan aturan pembangunan akses rumah agar tetap memperhatikan fungsi saluran air.

“Fasilitas yang sudah dibuat ini harus dijaga, dipelihara, dan rutin dibersihkan bersama,” kata Fani.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, DPUTRP Bangka Tengah juga akan melanjutkan gerakan gotong royong serupa di wilayah Sungaiselan pada awal Juli mendatang.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, mencegah banjir bukan sekadar membangun drainase baru, tetapi membangun kesadaran bersama agar lingkungan tetap terjaga untuk masa depan masyarakat itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *