Ia menegaskan bahwa penerapan GRC harus berjalan mengikuti dinamika bisnis dan tantangan perusahaan. Tata kelola yang kuat, kata dia, akan membantu perusahaan membuat keputusan secara lebih terukur sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini tentu menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan. Ke depan, kami akan terus memastikan GRC terintegrasi dalam proses bisnis dan mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” katanya.
Pesan serupa disampaikan Ketua Penyelenggara TOP GRC Awards 2026 sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah TOP Business, M. Lutfi Handayani.
Menurut Lutfi, penghargaan seharusnya tidak berhenti pada jumlah bintang atau gelar yang diterima. Lebih penting dari itu adalah menjadikan proses penilaian sebagai cermin untuk melihat sejauh mana kematangan GRC sebuah perusahaan.
“Penghargaan adalah bentuk apresiasi. Namun, proses penilaian dan penjurian harus memberikan nilai tambah berupa wawasan dan agenda perbaikan. Kami berharap peserta tidak hanya bertanya berapa bintang yang diperoleh, tetapi juga di mana posisi kematangan GRC mereka, apa kesenjangannya, dan apa yang perlu ditingkatkan,” ujar Lutfi.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri TOP GRC Awards 2026, Dr. Antonius Alijoyo, ERMCP., CERG., mengatakan era GRC kini bergerak lebih jauh.
Intelligent GRC, menurutnya, bukan hanya soal memindahkan dokumen ke sistem digital. Lebih dari itu, data, teknologi, analitik dan kecerdasan buatan harus dimanfaatkan untuk membaca risiko lebih cepat, memperkuat pengendalian dan membantu perusahaan mengambil keputusan.
“Perjalanan menuju Intelligent GRC adalah upaya menjadikan GRC semakin terintegrasi dengan bisnis. Dari sekadar memenuhi kewajiban, menuju GRC yang memberi wawasan, mendukung keputusan strategis, memperkuat resiliensi, dan menciptakan nilai berkelanjutan,” jelas Antonius.
Dua penghargaan yang dibawa pulang PT TIMAH akhirnya bukan hanya tentang trofi. Ia menjadi bagian dari perjalanan perusahaan untuk memastikan bahwa tata kelola tidak berdiri sendiri di balik meja, tetapi benar-benar hadir dalam setiap proses bisnis dan keputusan yang menentukan masa depan perusahaan.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan.












