Pelestarian budaya diwujudkan melalui permainan tradisional dan kegiatan olahraga LIPAN. Di bulan Ramadan, kegiatan diisi berbagi takjil, bersih masjid, dan kultum.
Field trip ke Museum Timah Indonesia Mentok dan Pantai Tanjung Kalian memperkaya wawasan sejarah pertimahan dan ekosistem pesisir.
Regenerasi terus berjalan melalui tes PPDB di wilayah operasional perusahaan.
Naurah Ashir mengungkapkan rasa syukurnya. “Program ini memotivasi kami untuk berprestasi dan membentuk karakter yang jujur serta bertanggung jawab,” katanya.
Sementara Ares Mahesa menilai fasilitas lengkap dan pembinaan organisasi telah membentuk kemandirian dan jiwa kepemimpinan.
“Semua kebutuhan sekolah hingga laptop terpenuhi. Di sini saya belajar disiplin, tekun, dan percaya diri menatap masa depan,” ujarnya.
Program Pemali Boarding School menjadi cerminan bahwa investasi terbaik perusahaan bukan hanya pada sumber daya alam, melainkan pada kualitas manusia—membangun generasi Bangka Belitung yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.












