Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPertambangan

Berkat Pendampingan PT TIMAH, Sabun Daun Sirih Karya UMKM Pangkalpinang Siap Naik Kelas dan Masuk Pasar Modern

×

Berkat Pendampingan PT TIMAH, Sabun Daun Sirih Karya UMKM Pangkalpinang Siap Naik Kelas dan Masuk Pasar Modern

Sebarkan artikel ini

Roteni mengungkapkan, sebelum memperoleh izin edar, ruang gerak usahanya sangat terbatas karena hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut.

“Sebelumnya saya belum berani memasarkan secara besar-besaran karena belum memiliki izin edar. Penjualannya masih di lingkungan teman-teman dan anggota kelompok saja. Tapi sekarang izin edar sudah keluar sehingga bisa memasarkannya lebih luas,” katanya.

Menurutnya, pendampingan PT TIMAH menjadi titik balik perkembangan usahanya. Selain meringankan biaya pengurusan legalitas, perusahaan juga memberikan pembinaan yang membuat seluruh proses menjadi lebih mudah.

“PT TIMAH membantu biaya pengurusan sertifikat halal, izin edar, sampai Hak Kekayaan Intelektual. Saya merasa benar-benar didampingi dan dibina sehingga prosesnya lebih cepat. Ini sangat membantu kami,” ungkapnya.

Dengan legalitas yang telah lengkap, Roteni kini menargetkan Bunda Fresh dapat menembus pasar ritel modern sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

Meski demikian, ia mengakui masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan bahan baku daun sirih sehingga berencana memperluas area penanaman agar produksi dapat memenuhi permintaan pasar.

“Kalau pasarnya sudah berkembang, tentu produksi juga harus ditingkatkan. Kendala kami sekarang adalah bahan baku daun sirih yang masih terbatas. Kami ingin mencari lahan tambahan supaya bisa memenuhi kebutuhan produksi,” ujarnya.

Bagi Roteni, keberhasilan usahanya kelak bukan hanya diukur dari peningkatan penjualan, tetapi juga dari kemampuan membuka lapangan pekerjaan baru bagi para ibu rumah tangga dan masyarakat sekitar.

“Harapan saya usaha ini bisa semakin besar, membuka rumah produksi, dan melibatkan lebih banyak ibu-ibu di sekitar sini sehingga bisa menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *