BangkaBeritaUsaha

Anak Muda Harapan Masa Depan, Dari Yang Kecil di Sudut Kota Belinyu, GESID Memulai Cetak Generasi Emas Budidaya Maggot

×

Anak Muda Harapan Masa Depan, Dari Yang Kecil di Sudut Kota Belinyu, GESID Memulai Cetak Generasi Emas Budidaya Maggot

Sebarkan artikel ini

Jumnahdi, sebagai praktisi yang telah alang melintang di dunia ini, menekankan bahwa maggot bukan sekadar alternatif usaha, tetapi solusi nyata atas persoalan lingkungan dan ekonomi.

“Maggot mengajarkan kita satu hal penting: sesuatu yang dianggap sampah bisa menjadi sumber penghidupan jika dikelola dengan ilmu dan konsistensi,” ujarnya.

Sementara itu, Wanda Pratama menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam membangun ekosistem usaha maggot yang modern dan berkelanjutan.

“Pemuda harus berani memulai, berani belajar, dan berani gagal. Budidaya maggot ini sangat potensial jika dikelola secara serius dan kolaboratif,” tegasnya.

Camat Belinyu pada kesempatan ini turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif GESID Babel yang dinilai sejalan dengan semangat pembangunan belinyu sebagai daerah berbasis pemberdayaan pemuda dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program strategis BPW GESID Bangka Belitung dalam mendorong pemuda menjadi aktor utama perubahan.

Negara hadir dan berkomitmen dalam mencetak pemuda unggul yang berdaya saing, lewat program fasilitasi kegiatan kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong kegiatan tersebut.

Dengan demikian untuk memuluskan langkah kerja setiap program, kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dan para praktisi, penting dilakukan.

GESID Babel optimist, kedepannya dengan langkah kecil ini dan dimulai di belinyu akan melahirkan dampak besar yang luar biasa—mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang hebat, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *