Dari Bangku Kampus untuk Rakyat: Sekolah Parlemen UBB Menempa Legislator Muda Berintegritas (P/E: Yosua.Asw)
BANGKA, LIPUTANSATU .COM, — Dari ruang kampus, masa depan politik Bangka Belitung sedang ditempa.
Bukan dengan jargon kekuasaan, melainkan melalui diskusi tentang etika, integritas, aspirasi dan tanggung jawab. Itulah wajah Sekolah Parlemen 2026 yang digelar Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Bangka Belitung (UBB).
Selama dua hari, 12–13 September 2026, Ruang Rektorat UBB menjadi tempat puluhan mahasiswa dan peserta lainnya belajar memahami bagaimana kekuasaan seharusnya bekerja untuk kepentingan publik.
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imam Wahyudi, S.IP., M.H., hadir sebagai pembicara dengan materi Etika dan Integritas Publik.
Di hadapan peserta, Imam membuka diskusi dengan pesan sederhana tetapi sarat makna: masa depan daerah berada di tangan generasi muda.
“Kalian adalah anak muda cikal bakal masa depan, dan dari kalianlah nanti akan lahir tokoh-tokoh penting Bangka Belitung ini,” ungkapnya.
Pesan tersebut seolah menjadi pintu masuk menuju diskusi yang lebih jauh. Kelas pun berlangsung dinamis. Pertanyaan demi pertanyaan muncul dari peserta, terutama menyangkut kinerja dan fungsi lembaga legislatif.
Imam menjelaskan bahwa kerja legislatif tidak berhenti pada rapat dan pengambilan keputusan. Ada empat tugas utama yang harus dijalankan, yakni pengawasan, legislasi, anggaran dan aspirasi.
Tetapi di balik seluruh kewenangan tersebut, ada satu hal yang menurut Imam tidak boleh hilang: integritas.
Pengetahuan yang kuat tanpa kejujuran, menurutnya, akan kehilangan makna. Sebab legislator bekerja dengan mandat masyarakat dan mandat itu hanya dapat dijaga melalui perilaku yang dapat dipercaya.













