Belajar dari Jakarta, Komisi III DPRD Babel Siapkan Strategi Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat (P/E: Yosua.Asw)
JAKARTA, LIPUTANSATU .COM, — Komitmen menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat terus menjadi perhatian Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Untuk memperkuat arah kebijakan tersebut, rombongan Komisi III melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026), guna mempelajari strategi pengelolaan perumahan rakyat dan kawasan permukiman yang telah diterapkan di ibu kota.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Komisi III untuk menyerap berbagai inovasi dalam penyediaan hunian yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan permukiman yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, DPRKP DKI Jakarta menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini mengelola 43 lokasi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dengan total 33.229 unit. Hunian tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta kelompok masyarakat terprogram, termasuk warga yang terdampak penataan kawasan maupun pengadaan lahan untuk kepentingan umum.
Tak hanya menyediakan tempat tinggal, konsep pembangunan rusun di DKI Jakarta juga dirancang sebagai kawasan permukiman terpadu. Berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang bersama, perpustakaan, klinik, taman, area bermain anak, ruang laktasi hingga konektivitas dengan transportasi umum, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup para penghuni.
Selain itu, DPRKP DKI Jakarta turut memaparkan sejumlah proyek pembangunan rumah susun yang masih berjalan pada periode 2025–2027 dengan mengusung konsep Green Building, sebagai wujud komitmen menghadirkan kawasan hunian yang ramah lingkungan, hemat energi, dan berkelanjutan.












