300 Rumah untuk Warga, Pangkalpinang Kejar Validasi Data Sebelum Tenggat Kementerian (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Di balik angka kuota bantuan yang meningkat drastis, tersimpan harapan besar bagi ratusan keluarga yang mendambakan rumah layak huni. Pemerintah Kota Pangkalpinang kini tengah bekerja cepat memastikan kesempatan itu tidak terlewat dengan mempercepat proses validasi calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah menyetujui alokasi sebanyak 300 unit bantuan rumah untuk Kota Pangkalpinang. Jumlah tersebut meningkat lebih dari enam kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 50 unit.
Namun di tengah peluang besar itu, pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan untuk segera melengkapi dan memverifikasi data calon penerima sebelum batas waktu yang ditentukan pemerintah pusat.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Budianto, mengungkapkan bahwa hingga kini baru 131 data calon penerima yang berhasil masuk ke sistem. Dari jumlah tersebut, sekitar 35 unit telah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
“Dari total kuota 300 unit yang telah disetujui pemerintah pusat, hingga saat ini baru 131 unit data calon penerima yang masuk ke sistem. Dari jumlah itu, sekitar 35 unit sudah berstatus clear and clean,” katanya.
Dengan tenggat pengajuan berkas yang berakhir pada 15 Juni 2026, pemerintah daerah terus menggerakkan seluruh perangkat wilayah untuk mempercepat proses pendataan dan verifikasi.
“Kalau kita ingin mengejar target 300 unit, maka data yang belum terpenuhi harus segera diselesaikan. Karena itu kami berharap kecamatan dan kelurahan aktif berkoordinasi dengan RT/RW untuk mempercepat proses pendataan,” ujarnya.






