Melalui momentum tersebut, PWI bersama para penulis Basel berkomitmen untuk mendorong penguatan budaya literasi, jurnalistik, serta pendokumentasian gagasan di tingkat daerah.
Peluncuran 23 buku ini direncanakan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan HUT Bangka Selatan dan HPN dengan melibatkan insan pers, penulis, serta masyarakat umum.
Kami sebagai penulis Lokal juga ingin berkontribusi ke daerah, yakni melalui tulisan,” terangnya.
“Oleh karena itu, dengan tulisan dan peluncuran buku ini, kabupaten Basel akan terus dikenal oleh masyarakat luas,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua PWI Basel, Dedy Irawan menyebut, gerakan literasi di Basel merupakan salah satu program rutin yang digelar PWI.
Dalam tiga tahun terakhir, PWI Basel melalui siswa kelas literasi binaannya telah menerbitkan tiga buku antologi.
“Kami akan terus mendukung kemajuan daerah dengan tulisan dan literasi,” pungkasnya












