Bangka BelitungBeritaPangkalpinang

WALHI: Banjir Bangka Belitung Akibat Kejahatan Lingkungan

35
×

WALHI: Banjir Bangka Belitung Akibat Kejahatan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

WALHI: Banjir Bangka Belitung Akibat Kejahatan Lingkungan (P/E:Yos.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM,— Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kepulauan Bangka Belitung menilai banjir yang terjadi di lanskap Bukit Pading dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan semata akibat tingginya curah hujan. Bencana tersebut disebut sebagai dampak langsung dari krisis ekologis akibat kerusakan lingkungan yang berlangsung secara sistematis.

“Hari ini kita tidak hanya menghadapi banjir, tetapi krisis ekologis yang lebih luas. Ini bagian dari Triple Planetary Crisis: krisis iklim, krisis keanekaragaman hayati, dan krisis polusi serta limbah industri,” tegas WALHI Kepulauan Bangka Belitung. Selasa (27/1/2026).

WALHI menilai banjir yang terjadi bukan semata akibat hujan, melainkan dampak dari kejahatan lingkungan yang bersifat struktural.

“Alih fungsi hutan untuk pertambangan dan perkebunan sawit dibiarkan terjadi. Negara abai menjalankan fungsi pengawasan, sehingga hutan kehilangan fungsi ekologisnya,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *