Tidak Setuju Rencana Pembangunan Listrik Tenaga Nuklir di Bangka Belitung, Ketum Baretta Angkat Bicara (P/E: Bg Lucky, Yos. Asw)
BANGKA BELITUNG, LIPUTANSATU.COM – Sepert dikutip dari Media Kabar Belitung, Adanya Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium atau Nuklir (PLTT) di Pulau Gelasa Kepulauan Bangka Belitung membuat Ketum Baretta Indonesia Arman, SS., S.H. angkat bicara.P
Pemerintah dan para Pemimpin khususnya di Kepulauan Bangka Belitung harus melihat efek Negatif Limbah Nuklir tersebut terhadap lingkungan dan masyarakat. Selasa (11/11/2025).
Seperti juga telah di beritakan oleh media Antara dengan judul ‘PT Thorcon Siapkan Rp17 Triliun Bangun PLTT di Pulau Gelasa Babel, PT. ThorCon Power Indonesia sebelumnya dipimpin pak bob S Effendi tahun 2025 awal, kemudian di gantikan dengan Dhita Ashari kepemilikan PT .ThorCon power Indonesia mengatakan,
“Kami mengharapkan kepastian hukum dari pemerintah pusat terkait PLTT di Pulau Gelasa untuk memberikan payung Perpres, agar perubahan-perubahan terkait tata ruang yang dilakukan oleh pemprov dapat dipayungi oleh Perpres,” ungkap Direktur Operasi PT. ThorCon Power Indonesia. dan peraturan pemerintah daerah melibatkan DPRD provinsi Bangka Belitung.banyak aturan- aturan ekosistem yang berpengaruh ke lingkungan hidup manusia.
Gelombang penolakan sudah dulu dikumandangkan, Pembangunan PLTT di Pulau Gelasa Bangka Belitung juga pernah mendapat tentangan dari Bambang Pati Jaya yang saat itu menjabat Ketua DPD Partai Golkar Babel dan Anggota Komisi XII DPR RI seperti yang ditulis oleh media Babel Pos pada Minggu (15/12/2024) dengan judul ‘Reaktor Nuklir Pulau Gelasa? BPJ: Komisi XII DPR RI Belum Pernah Beri Persetujuan!’.
Bambang Pati Jaya yang biasa disapa BPJ dalam stegmen di media Babel Pos mengatakan Regulasi pengembangan untuk Energi Nuklir kedepannya akan diatur dalam RUU EBT yang sedang digodok di Komisi XII yang merupakan RUU carry over dari Komisi VII periode 2019-2024.
”Karena banyak hal yang harus dipenuhi dan diselesaikan terlebih dahulu dari sisi regulasi,” tegas BPJ lagi kepada Babel Pos Minggu (15/12/2024).
Dengan adanya rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium atau Nuklir (PLTT) di Pulau Gelasa Kepulauan Bangka Belitung inilah akhirnya membuat Ketum Baretta Indonesia Arman, SS., S.H. angkat bicara.












