Suara Desa Didengar: PT TIMAH Gandeng Masyarakat Bangka Selatan Susun Program Pemberdayaan yang Lebih Membumi (E: Yosua.Asw)
BANGKA SELATAN, LIPUTANSATU.COM, — Dari ruang pertemuan di Aula Kantor Wasprod PT TIMAH, harapan tentang pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat mulai dirangkai. PT TIMAH (Persero) Tbk kembali melanjutkan pembahasan pembaruan Dokumen Rencana Induk Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) melalui forum konsultasi publik yang digelar pada Rabu (6/5/2026).
Forum ini bukan sekadar agenda diskusi biasa. Di dalamnya, perusahaan membuka ruang bagi masyarakat, pemerintah daerah, perangkat desa, hingga pemuda untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka secara langsung.
Tujuannya jelas, memastikan setiap program pemberdayaan masyarakat yang disusun benar-benar selaras dengan kondisi nyata di lapangan dan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Bangka Selatan.
Berbagai unsur strategis hadir dalam forum tersebut, mulai dari perwakilan Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bappeda, Dinas PUPR, DKUKMINDAG, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, hingga enam camat dan 20 kepala desa di Bangka Selatan.
Tak hanya itu, unsur pemuda dari KNPI Bangka Selatan juga turut memberikan pandangan, menjadikan forum semakin kaya akan perspektif dan kebutuhan masyarakat lintas generasi.
Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari FGD yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah wilayah operasional perusahaan lainnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah dan perangkat desa menjadi hal penting agar penyusunan RIPPM benar-benar tepat sasaran.






