BangkaBerita

Saat Sungai Mulai Menjerit, Mahasiswa UBB dan Warga Desa Kace Turun Tangan Selamatkan Kampung dari Banjir

27
×

Saat Sungai Mulai Menjerit, Mahasiswa UBB dan Warga Desa Kace Turun Tangan Selamatkan Kampung dari Banjir

Sebarkan artikel ini

Saat Sungai Mulai Menjerit, Mahasiswa UBB dan Warga Desa Kace Turun Tangan Selamatkan Kampung dari Banjir (E: Yosua.Asw)

BANGKA, LIPUTANSATU.COM, — Sungai yang dipenuhi sampah perlahan menjadi ancaman nyata bagi masyarakat Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Setiap hujan deras turun, warga dihantui kecemasan akan datangnya banjir akibat aliran air yang tersumbat dan sungai yang semakin dangkal.

Kondisi itu akhirnya mengetuk kepedulian mahasiswa Hukum Kelas B Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk bergerak bersama masyarakat. Pada Minggu (10/5/2026), mereka menggelar aksi gotong royong membersihkan sungai dan lingkungan sekitar di Dusun VI RT 004 Desa Kace.

Di bawah terik matahari, mahasiswa dan warga terlihat kompak memungut sampah, mengangkat endapan lumpur, serta membersihkan semak yang menutupi aliran sungai. Tidak ada sekat antara mahasiswa dan masyarakat. Semua larut dalam satu tujuan: menyelamatkan lingkungan dari ancaman banjir.

“Kalau sungai bersih, air bisa mengalir lancar. Kami berharap banjir tidak lagi jadi ketakutan setiap hujan datang,” ujar seorang warga penuh harap.

Persoalan sampah memang menjadi masalah yang cukup serius di kawasan tersebut. Sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan membuat aliran air tersumbat. Ketika hujan deras turun, sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman warga.

Mahasiswa UBB menilai persoalan lingkungan harus diselesaikan melalui kesadaran bersama. Karena itu, mereka tidak hanya hadir untuk melakukan aksi bersih-bersih, tetapi juga mengajak masyarakat membangun budaya peduli lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *