BeritaPangkalpinang

Ruangan Penuh, Nyawa Tak Tertolong: Keluarga Pasien Tuntut Keadilan

22
×

Ruangan Penuh, Nyawa Tak Tertolong: Keluarga Pasien Tuntut Keadilan

Sebarkan artikel ini

Ruangan Penuh, Nyawa Tak Tertolong: Keluarga Pasien Tuntut Keadilan (P/E: Yoshua.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Sebuah kabar duka mengguncang Pangkalpinang. Seorang pasien pasca operasi usus buntu, Cahaya Putri Soleha, meninggal dunia pada Minggu (22/3/2026) pukul 08.29 WIB di RS Bakti Wara. Namun di balik kepergiannya, tersimpan kisah pilu yang kini memicu tuntutan hukum.

Keluarga korban mengungkapkan, Cahaya sebelumnya menjalani perawatan sejak Sabtu (14/3/2026) malam. Operasi berjalan, kondisi sempat dinyatakan membaik, hingga akhirnya diperbolehkan pulang pada Selasa siang.

Namun, situasi berubah drastis saat korban kembali drop di rumah. Tanpa menunda waktu, keluarga membawanya kembali ke rumah sakit pada malam harinya, berharap mendapat penanganan cepat.

Alih-alih pertolongan, keluarga mengaku justru mendapat penolakan.

“Kami datang dalam kondisi panik. Tapi justru ditolak dengan alasan kamar penuh. Padahal anak kami sudah sangat lemah,” ujar keluarga korban.

Dalam situasi genting itu, waktu menjadi penentu. Namun menurut keluarga, kesempatan tersebut terlewatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *