BangkaBeritaPemerintahanPolitik

Politik Tanpa Etika Hanya Bising: Catatan Kritis Eri Gustian

34
×

Politik Tanpa Etika Hanya Bising: Catatan Kritis Eri Gustian

Sebarkan artikel ini

Politik Tanpa Etika Hanya Bising: Catatan Kritis Eri Gustian (P/E: Yosua.Asw)

SUNGAILIAT, LIPUTANSATU.COM, — Politik hari ini seringkali dipenuhi suara keras, tapi minim makna. Banyak yang bicara, sedikit yang benar-benar mendengar.

Di tengah situasi itu, Eri Gustian mengingatkan satu hal mendasar: politik harus dibangun di atas etika.

“Komunikasi itu inti. Kalau komunikasi tidak berjalan, kita kehilangan rasa hormat satu sama lain,” ujarnya, Rabu (25/3/2026), menjelang Rapat Paripurna penyampaian LKPJ Bupati Bangka.

Bagi Eri, komunikasi bukan sekadar bertukar kata, tetapi jembatan untuk memahami. Ketika jembatan itu runtuh, yang tersisa hanyalah prasangka dan kepentingan.

Sebagai politisi yang dikenal tegas dan memiliki jaringan luas, Eri memilih jalan yang tidak selalu mudah: memberi teladan. Ia hadir, mendengar, dan bergerak. Politik baginya bukan panggung, tetapi kerja nyata.

Saat menyinggung LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025, ia menilai dokumen tersebut sebagai alat ukur kepemimpinan.

“Dari LKPJ, kita tahu apakah kepala daerah punya arah yang jelas atau tidak. Ini bukan soal laporan, tapi soal masa depan daerah,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *