Bangka TengahBerita

Nama Itu Tetap Dipanggil di Panggung Kelulusan, Tapi Cahaya Tak Pernah Lagi Menjawab

×

Nama Itu Tetap Dipanggil di Panggung Kelulusan, Tapi Cahaya Tak Pernah Lagi Menjawab

Sebarkan artikel ini

“Dia selalu bilang ingin bikin orang tuanya bangga. Dan dia berhasil… hanya saja dia tidak sempat melihat hari ini,” ujar salah seorang sahabatnya lirih.

Keluarga yang hadir tampak berusaha kuat di tengah rasa kehilangan yang masih begitu segar. Mereka memeluk foto Cahaya erat, seakan tak rela kenyataan memisahkan mereka secepat ini.

Hari kelulusan yang mestinya dipenuhi tawa kini justru menjadi saksi betapa luka bisa hadir di tengah kebahagiaan.

Seperti diketahui, almarhumah meninggal dunia usai menjalani perawatan medis yang kini masih dalam proses hukum terkait dugaan penolakan pasien dan dugaan kelalaian medis di Primaya Bhakti Wara Hospital.

Kasus tersebut saat ini tengah ditangani Polresta Pangkalpinang dan telah memasuki tahap penyidikan.

Kuasa hukum keluarga korban, Andi Aziz Setiawan, menegaskan bahwa perjuangan hukum akan terus dikawal hingga seluruh fakta terungkap secara jelas.

“Kami tidak ingin ini berhenti hanya sebagai cerita duka. Harus ada kejelasan hukum agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang pada keluarga lain,” katanya.

Di penghujung acara wisuda itu, banyak yang akhirnya sadar: terkadang kehilangan paling menyakitkan adalah ketika seseorang telah menyelesaikan perjuangannya, tetapi tidak sempat menikmati hasilnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *