Menyalakan Harapan dari Usaha Kecil: Cara PT TIMAH Mengangkat UMKM Naik Kelas (E: Yosua.Asw)
PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM, — Di balik geliat ekonomi masyarakat, ada peran besar UMKM yang sering kali bekerja dalam diam. Dari dapur sederhana hingga pasar lokal, mereka menghidupi banyak keluarga. Di titik inilah PT TIMAH Tbk hadir, bukan sekadar membantu, tetapi menguatkan.
Sejak lebih dari dua dekade lalu, tepatnya tahun 2000, PT TIMAH telah memulai langkah nyata melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Program ini menjadi pintu awal bagi ribuan pelaku UMKM untuk mendapatkan akses modal usaha.
Hingga hari ini, lebih dari 9.000 UMKM telah merasakan sentuhan program tersebut.
Namun, PT TIMAH menyadari bahwa membangun UMKM tidak cukup hanya dengan suntikan dana.
“Modal itu penting, tapi bukan segalanya. Yang lebih penting adalah bagaimana UMKM bisa bertahan, berkembang, dan bersaing,” menjadi prinsip yang terus dipegang.
Karena itu, pembinaan dilakukan secara menyeluruh—mulai dari pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas produk, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.
Tahun 2026 menjadi momentum baru. PT TIMAH menyiapkan berbagai program strategis yang lebih terintegrasi, menyasar peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM di wilayah operasionalnya.
Salah satu langkah konkret adalah kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia dalam penyaluran dana bergulir. Skema ini memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
“Dengan adanya kemitraan ini, kami ingin UMKM tidak lagi terkendala soal permodalan,” ujar pihak perusahaan.
Selain itu, pelaku UMKM juga didorong untuk tampil di panggung yang lebih luas melalui keikutsertaan dalam berbagai pameran.
“Pameran bukan hanya soal jualan, tapi soal memperkenalkan produk dan membangun kepercayaan pasar,” tambahnya.






