BeritaPangkalpinang

Menjaga Demokrasi dengan Nurani: Refleksi Ramadan Bawaslu Pangkalpinang

16
×

Menjaga Demokrasi dengan Nurani: Refleksi Ramadan Bawaslu Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini

Menjaga Demokrasi dengan Nurani: Refleksi Ramadan Bawaslu Pangkalpinang (P/E: Yos.Asw)

PANGKALPINANG, LIPUTANSATU.COM,– Demokrasi tidak hanya dibangun oleh aturan, tetapi oleh nurani. Itulah benang merah dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang digelar Bawaslu Kota Pangkalpinang secara daring.

Mengangkat tema peningkatan kapasitas SDM pengawas pemilu melalui perspektif Teori Konstitusi Nusantara dan etika elektoral, forum ini menghadirkan Dr. Hendra Sudrajat sebagai narasumber utama. Diskusi diikuti jajaran internal Bawaslu Kota Pangkalpinang, perwakilan Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta peserta lintas daerah.

Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Imam Ghozali, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi di masa non-tahapan.

“Justru ketika tahapan belum berjalan, kami harus memperkuat fondasi. SDM yang berintegritas adalah benteng utama demokrasi,” katanya tegas.

Menurut Imam, dinamika politik di Pangkalpinang menuntut kesiapan pengawas yang tidak hanya cakap aturan, tetapi juga kokoh secara moral.

Dr. Hendra dalam pemaparannya menyoroti tantangan demokrasi Indonesia yang kerap dibayangi krisis etika dan politik uang. Ia menegaskan, pengawasan pemilu harus melampaui pendekatan administratif dan menyentuh dimensi moral-spiritual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *