Deskripsi Gambar

BeritaPangkalpinangPemerintahan

Lomba Berakhir, Tantangan Dimulai: Saparudin Minta ASN Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi

×

Lomba Berakhir, Tantangan Dimulai: Saparudin Minta ASN Pangkalpinang Perkuat Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

Ia meminta kegiatan gotong royong digelar setiap Jumat di lingkungan OPD, kecamatan hingga kelurahan. Menurutnya, persoalan sampah tidak boleh dibiarkan menjadi masalah yang diwariskan dari hari ke hari.

“Setiap hari Jumat, mari kita gerakkan kegiatan gotong royong kebersihan di lingkungan OPD, kecamatan dan kelurahan. Hal ini penting untuk mengantisipasi munculnya berbagai penyakit. Sampah harus segera kita atasi dan lingkungan harus tetap bersih,” tegasnya.

Sementara itu, Taman Mandara diproyeksikan tidak berhenti sebagai lokasi kegiatan pemerintahan atau ruang berkumpul sesaat. Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana mengembangkannya menjadi salah satu ruang publik yang lebih lengkap dan produktif.

Sejumlah fasilitas akan disiapkan, seperti sarana olahraga, area bersepeda, jogging track, arena bermain hingga ruang khusus bagi pelaku UMKM.

Dengan konsep tersebut, Taman Mandara diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan olahraga, rekreasi, interaksi sosial sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sinilah pesan pembangunan itu menjadi lebih luas. Ruang publik bukan hanya soal taman yang indah, tetapi bagaimana ruang tersebut benar-benar hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Saparudin pun berharap semangat yang dibangun melalui perlombaan antar-OPD tidak hilang setelah panggung ditutup. Kekompakan harus dibawa ke ruang kerja, pelayanan publik, hingga setiap keputusan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Harapannya, melalui kegiatan ini kekompakan ASN dapat terus terjaga, kebersamaan semakin kuat, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang dapat memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sebab, birokrasi yang hebat bukan birokrasi yang paling ramai dengan program, melainkan birokrasi yang mampu bergerak dalam satu irama ketika rakyat membutuhkan pelayanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *